Reservation
+62 296 426 9999
Your Home Away From Home

Kinerja Hotel Arra Amandaru Diacungi Jempol

Komisi C DPRD Jateng mengapresiasi kinerja Hotel Arra Amandaru Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, anak perusahaan PT Sarana Pembangunan Jawa Tengah (SPJT), yang berhasil membukukan pendapatan Rp 8,944 miliar sepanjang 2015. Angka itu melampaui rencana (budget) yang ditetapakan manajemen yakni sebesar Rp 8,085 miliar.

Menurut Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto manajemen hotel juga mampu menjadikan Arra Amandaru sebagai hotel pilihan para tamu untuk menginap. Terbukti, tingkat hunian (occupancy) hotel sepanjang 2015 mencapai 82,81%.

“Patut dibanggakan, hotel baru ini mulai dibangun Desember 2013 dan Juni 2014 baru mulai beroperasi, dan kini kinerjanya bagus,” kata Bogi, sapaan akrabnya, saat memimpin dialog Komisi C DPRD Jateng dengan pihak manajemen Hotel Arra Amaandaru di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Rabu malam (27/1).

Komisi C juga mendukung pengembangan hotel yang sudah dijadikan plan bussines manajemen sejak awal. Bogi menjelaskan Hotel Arra Amandaru sejatinya akan dikembangkan sebagai pusat properti yang lengkap meliputi apartemen, pusat perkantoran, rumah sakit modern dan entertainment center. Di komplek itu nanti juga disediakan helipad (tempat pendaratan helokopter) untuk mengevakuasi pasien dari kalangan ekspatriat yang bekerja di ladang minyak.

“Investasinya cukup besar dan kami akan mengupayakan sumber dananya,” tutur politikus dari Fraksi PDI Perjuangan itu, tanpa menyebut total dana yang dibutuhkan. Sementara, General Manager Hotel Arra Amandaru Heri Kristanto mengaku telah menyiapkan pengembangan tersebut sejak hotel dengan 80 unit kamar itu beroperasi. “Kapan saja kami siap merealisasikannya. Namun, hingga hari ini belum ada perintah dari pemegang saham,” ungkap Heri. (sunu/ariel)